Main image

PHP sebagai bahasa pemrograman server-side paling populer saat ini telah 'melahirkan' beberapa framework yang sangat nyaman untuk digunakan, dengan demikian kami telah merangkum beberapa framework terbaik pada selang waktu tahun 2017 ini berdasarkan kriteria fitur yang ditawarkan terhadap developer diantarnya adalah tingkat kompleksitas, keamanan, dan performa dari website itu sendiri yang dibuat menggunakan framework berkaitan. Framework PHP disuguhkan dalam bentuk dan ukuran yang berbeda dan juga ditargetkan untuk developer dengan tingkat pengalaman yang berbeda, kebutuhan aplikasi, kompatibilitas pada hosting, dan kerangka pengembangan.

 

Oke, langsung kita mulai saja mulai dari urutan terakhir hingga teratas:

 

11. Aura

Aura merupakan sebuah kumpulan library php native yang terus dikembangkan, framework ini sangat bagus untuk digunakan membangun aplikasi basic. Setiap library dibuat secara independent (tidak tergantung pada library lain), yang tentunya dapat diintegrasikan secara langsung ke setiap projek yang dibuat.

Hal tersebut membuat library-library pada Aura menjadi fleksibel, dengan demikian developer dapat mengintegrasikan library yang disediakan oleh framework ini berdasarkan kebutuhannya. Library-library tersebut ditulis berdasarkan standar dokumentasi php, sehingga membuatnya cukup optimal. Aura juga menyediakan dokumentasi pada setiap paket librarinya.

Informasi lebih lengkap: http://auraphp.com/

 

10. Fat Free

Fat-Free merupakan micro framework PHP yang sangat modular dengan paket-paket yang tersedia sangat banyak sehingga menempatkannya diantara micro-framework sebenarnya dan full-framework sebagaimana Laravel. Fat-Free menyediakan paket-paket untuk unit testing, prosesing media gambar, kompresi CSS, validasi data, Open ID, dan banyak masih lagi.

Fat Free menyediakan dukungan untuk basis data berbasis SQL dan NoSQL, sehingga membuat pengembangan aplikasi web semakin efektif dan efisien. 

Informasi lebih lanjut: https://fatfreeframework.com/home

 

9. Phpixie

Phpixie tergolong framework baru, yang didesain untuk kecepatan(ringan), berbasis modul, dan mudah untuk digunakan. Phpixie dikompile oleh sistem dengan cepat, mengingat tujuan dibuat framework ini adalah untuk kecepatan.

Framework ini menyediakan beberapa fitur untuk kriptografi dan keamanan yang cukup menarik, dukungan untuk integrasi MongoDB, dan kode sharing melalui composer, fitur-fitur yang cukup menarik bukan? Salah satu kekurangan dari Phpixie mungkin adalah modul yang cukup banyak sehingga susah diingat, dan popularitas yang sangat kurang dibandingkan framework-framework lain.

Informasi lebih lengkap: https://phpixie.com/

 

8. Slim

Slim merupakan micro-framework yang sangat minimal dan terinspirasi oleh bahasa pemrograman Ruby. Framework ini sangat optimal untuk mengembangkan RESTful APIs, dengan standar dan add-on plugin seperti URL handling & routing, serta HTTP caching. Pengembangan menggunakan framework Slim sangatlah mudah termasuk maintaining aplikasi yang telah dibuat itu juga, dokumentasi framework ini juga sangat lengkap sehingga sangat membantu pengguna baru framework ini.

Informasi lebih lengkap: http://www.slimframework.com/

 

7. Fuel PHP

FuelPHP merupakan sebuah framework yang mutakhir, modern, sangat modular, mudah dikembangkan, framework PHP dengan konsep MVC yang dibangun dengan arsitektur HMVC. Framework ini menyediakan fitur dukungan ORM yang ringan dan powerfull, template parsing, peningkatan keamanan, framework autentikasi independent (milik framework ini sendiri), dan banyak paket yang tersedia untuk pengembangan aplikasi.

Karena basis framework ini yang dijalankan oleh komunitas, FuelPHP secara aktif terus berkembang, dan direncanakan akan berubah (pada versi 2) yang mana akan membuat framework ini secara keseluruhan berorientasi objek, dengan dukungan penginstalan framework melalui composer, serta dukungan untuk banyak aplikasi dalam satu kali instalasi.

Informasi selengkapnya kunjungi: http://fuelphp.com/

 

6. Zend Framework

Zend Framework merupakan sebuah framework populer yang sering digunakan dalam kebutuhan pengembangan aplikasi level perusahaan. Zend dikembangkan berdasarkan keamanan, performa, dan ekstensibilitas.

Karena fokus framework ini terhadap level perusahaan, maka framework ini menyediakan banyak komponen autentikasi, feeds, forms, layanan, dsb. Karena hal tersebut juga, framewok ini juga tidak didesain untuk pengembangan aplikasi yang cepat, meskipun disediakan berbagai fitur untuk membuat pengembang mudah, termasu IDE resmi dari framework ini: Zend Studio. Yang mana terintegrasi sangat baik dengan Zend Framework.

Informasi lebih lanjut: https://framework.zend.com/

 

5. Cakephp

Cakephp sangat ideal untuk digunakan bagi pemula dan website yang membutuhkan pengembangan secara cepat. Framework ini menyediakan fitur code generation untuk mempercepat proses pengembangan, yang juga menyediakan banyak paket untuk kebutuhan fungsionalitas secara umum.

Framework ini juga menyediakan fitur keamanan yang mencegah XSS, SQL Injection, CSRF, dan validasi form yang bersifat independen.

CakePHP saat ini sedang dalam tahap pengembangan yang aktif dengan dokumentasi yang lengkap serta dukungan komunitas di forum yang sangat baik.

Informasi lebih lengkap kunjungi: http://cakephp.org/

 

4. Symfony

Symfony banyak digembar-gemborkan saat ini karena sangat stabil, performa yang tinggi, dokumentasi yang lengkap, dan projek yang bersifat modular. Symfony dikembangkan oleh French SensioLabs, yang pengembangannya bertujuan untuk menciptakan framework yang fantastis.

Symfony digunakan oleh banyak perusahaan besar seperti BBC dan projek opensource misalnya Drupal dan eZpublish. Symfony dibuat dengan tujuan utama stabilitas yang sangat profesional. Dokumentasi dari framework ini sangat extensif, serta dukungan forum komunitasnya juga sangat membantu.

Informasi lebih lanjut: https://symfony.com/

 

3. Code Igniter

Codeigniter merupakan framework yang ideal untuk digunakan dalam pengembangan aplikasi secara cepat. Framework ini bersifat ringan dan tidak rumit untuk digunakan, serta sangat mudah untuk proses intalasi di hosting (tinggal upload beres). Tidak memerlukan command line atau instalasi software tertentu yang dibutuhkan.

Code Igniter menyediakan dokumentasi yang sangat lengkap, serta forum komunitas yang sangat membantu. Code Igniter dikembangkan oleh: The British Columbia Institute of Technology, yang akan memastikan pengembangan dan pertumbuhan dari framework ini kedepannya.

Secara fitur, Codeigniter menyediakan banyak library untuk unit testing, validasi form, email, session, dan banyak lagi! Jika Anda tidak dapat menemukan library yang anda cari, Anda dapat dengan mudah membuatnya untuk kemudian dapat dibagikan ke forum komunitas.

Informasi lebih lengkapnya silakan kunjungi: https://www.codeigniter.com/

 

2. Phalcon

Phalcon merupakan PHP framework berbasis MVC, yang secara unik dibangun sebagai C-extension, yang artinya framework ini sangat cepat. Phalcon menggunakan banyak resources dibandingkan dengan framework lainnya.

Phalcon telah secara aktif dikembangkan sejak tahun 2012, termasuk komponen ORM, MVC, caching, dan auto-loading-nya. Dukungan terakhir jangka panjang dari framework ini menyediakan dukungan untuk PHP versi 7.

Phalcon menyediakan tool data storagenya sendiri seperti dialek SQL yang dimilikinya: PHQL, serta Object Document Mapping untuk MongoDB. Fitur lainnya termasuk Template engine, form builder, dsb. Phalcon sangat ideal untuk digunakan membangun REST API, sebagaimana juga aplikasi web full.

Informasi lebih lengkap: https://phalconphp.com/en/

 

1. Laravel

Yak, kita tiba di nomor 1 yang tidak lain ditempati oleh Laravel. Laravel merupakan framework komprehensif yang dibangun untuk membuat aplikasi web secara cepat menggunakan arsitektur MVC. Laravel saat ini merupakan framework PHP yang sangat populer, dengan komunitas pengembang yang sangat besar.

Framework ini memiliki fitur paket yang sangat lengkap, termasuk Blade templating engine yang ringan, unit testing, ORM, sebuah sistem packaging, RESTful controllers, dan sekarang Laravel merupakan framework pertama yang memperkenalkan konsep routing secara abstrak.

Manajemen antrian juga merupakan fitur yang meng-handle pekerjaan di background yang kemudian akan melakukan logging pada aktifitas yang telah terjadi. Paket-paket akan sangat mudah ditambahkan melalui robust Composer yang telah ter-built-in dalam Laravel. Integrasi dengan Gulp dan Elixir juga akan mempermudah npm packages dan bower packages yang dapat dijalankan langsung via ssh.

Salah satu fitur terbaik Laravel adalah dukungan struktur basis data noSQL seperti MongoDB atau Redis. Laravel saat ini cukup mudah untuk digunakan mengingat dokumentasinya yang sangat lengkap, popularitas yang tinggi, serta video tutorial yang cukup banyak bertebaran.

 

 

Ada pertanyaan atau komentar, silakan disampaikan di kolom komentar. Terimakasih

Share :

0 Komentar

Berikan Komentar

*Komentar yang memuat konten kurang pantas akan dihapus secara permanen



Apabila Anda ingin membuat artikel untuk kami sertakan dalam daftar artikel website kami, silakan submit artikel Anda disini

Rack Edan, Rack Spira